~~selamat datang~~

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته












Setiap sesuatu yang bertujuan baik..tidak semua orang tahu maksudnya.
Ketika Allah menciptakan ketulusan hati..maka didalamnya manusia masih punya kekurangan
Entah kata dan perilaku sebagai manusia yang masih banyak kekurangannya....

Selasa, 05 April 2011

**Bila Rindu Menjelma**

Selagi dinamakan manusia, kita mempunyai perasaan suka mengasihi dan dikasihi. Memang adat kehidupan bahawa kasih cinta didahului dengan rasa rindu, namun janganlah rindu berlebihan. Kerinduan kepada kekasih, sering kali membekaskan duka, penyakit menyebabkan kelemahan hati. Kita sebenarnya berperang dengan perasaan. Namun, seorang Muslim akan terasa nikmat jika dapat menjauhi keluhan, kesedihan dan kerinduan ini.
Ibnu Qayyim memberikan terapi mujarab mengenai masalah rindu. Sebelum itu beliau memberikan sebab mengapa rasa rindu berlebihan terjadi

antaranya: Hati tidak terisi oleh rasa cinta, syukur, dzikir dan ibadah kepada Allah sebaliknya membiarkan mata meliar. Pandangan dan renungan mata adalah jalan membawa kepada kesedihan dan keresahan.
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Pandangan mata itu satu daripada sekian banyak anak panah iblis.” Setiap penyakit ada obatnya. Obat yang terbaik adalah meneguk daripada pengajaran al-Quran seperti firman Allah yang bermaksud: “Demikianlah supaya kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba kami yang terpilih.” - (Surah Yusuf, ayat 24)

Ikhlas kepada Allah. Ikhlas adalah obat penyakit rindu. Ikhlas kepada Allah bermakna selalu berusaha berada di pintu ibadah dan memohon kesembuhan daripada Allah. Jika kita ikhlas kepada Allah, Allah akan menolong kita daripada penyakit kerinduan melalui cara tidak pernah terpikirkan di hati. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Sungguh jika hati telah berasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal lain yang lebih manis, indah, nikmat dan baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan selepas memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya.

Doa mengundang sikap, rasa fakir dan rendah diri di hadapan Allah. Oleh itu doa adalah salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika kita berada dalam kesempitan, kita bersungguh-sungguh dalam berdoa, merasakan Allah amat dekat mendengarkan rayuan.

Mengurus mata dan pandangan. Pandangan yang berulang-ulang adalah pemetik utama menyalakan api rindu. Orang yang memandang dengan sepintas lalu jarang berasakan hati terusik dan jatuh. Ibnul Qayyim menyatakan: “Orang berakal tidak mudah tergelincir jatuh hati dan rindu, dia tidak tertimpa pelbagai kerusakan. Barang siapa yang terjun ke dalamnya maka ia termasuk orang yang mendzalimi diri sendiri, tertipu dan akhirnya binasa. Jika dia tidak melakukan pandangan berkali-kali terhadap orang yang dikagumi dan usahanya itu meragut benang asmara, pastilah asmara tidak akan kukuh mencengkam jiwanya.”

Menikah dan membina rumah tangga adalah langkah paling baik. Inilah ubat rindu paling baik. Tidak semestinya menikah dengan orang yang kita kagumi. Meskipun pernikahan itu dilangsungkan tidak dengan orang yang dicintai dan diidamkan.


Selalu Sibuk dan Aktif
Dalam situasi kosong kegiatan, biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan-angan memikirkan orang yang dia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu, untuk memangkas kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dunia maupun untuk akhirat. Hakikat dari rasa rindu adalah kesibukan hati yang kosong. Di kala sepi sendiri, tanpa axtifitas muncullah bayangan sang kekasih, wajah, gerak-gerik, dan segala yang berkaitan dengannya. Seluruhnya hanya sekadar bayangan dan khayalan yang berakhir dengan kesedihan diri. Tiada manfaatnya sedikitpun bagi kehidupan kita.


Menghindari Nyanyian dan Film Percintaan
Nyanyian dan film-film percintaan memiliki pengaruh mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika, nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu-biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun timbul dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hatimu sendiri. Sehingga sempat diungkapkan oleh para ulama, "Nyanyian adalah tarian penzinaan."

Bayangkan Kekurangannya
Ingatlah selalu, bahwa orang yang kau cinta bukanlah pribadi yang sempurna. Ia sangat memiliki banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung, atau senantiasa diangan. Orang yang kau cintai tidaklah seperti yang kau khayalkan di setiap lamunan.
Ibnul Jauzi mengatakan," Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib."
Kita bisa menghukumi sesuatu kecuali dengan timbangan keadilan, sementara orang yang sedang di amuk asmara sedang dikuasai oleh nafsunya sehingga tidak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki pasangannya. Para ahli hikmah berkata, "mata yang diliputi hawa nafsu akan menjadi buta."

**Aku Tetap Aku**



Kepada bintang dilangit kuteriakan
Betapa indah kerlipnya dikegelapan
Bersinar dan menemani sang malam

Kepada kupu-kupu ditaman...
Kubisikan betapa indah dirinya
berwarna-warni dengan kepakan sayapnya
tebarkan ceria pada bunga-bunga

Kepada karang dilautan kuhembuskan...
Betapa aku kagum akan ketegarannya
tetap berdiri kokoh.
Meski badai menerjangnya

Dan kepada hati kecilku..
Tak ada kata yang bisa aku lontarkan
Aku adalah bintang kecil
Yang telah redup...
Tengggelam dikegelapan malam

Aku adalah kupu-kupu malang
bersembunyi dirimbunnya dedaunan
Karena aku telah merobek sayap sayapku
Aku adalah karang yang telah terkikis badai
Namun aku akan tetap aku
Dengan keakuanku....^_^


Minggu, 13 Maret 2011

~~Pahala Terakhir Seorang Isteri~~

Kisah nyata- petikan dari majalah NUR- cahaya keinsafan. Untuk renungan bersama... insyaAllah...

Peristiwa yang menimpa diri saya kira-kira dua tahun yang lalu sering datang meragut ketenangan yang coba di pupuk hari demi hari. Saya selalu kecewa...Justeru saya masih belum dapat memaafkan kesalahan yang telah dilakukan. Kesalahan yang disangka ringan, tetapi rupa-rupanya mendatangkan rasa bersalah yang tidak pernah berkesudahan hingga ke hari ini.

Ingin saya paparkan peristiwa yang menimpa diri ini untuk tatapan anda sekalian, untuk dijadikan teladan sepanjang hidup. Untuk pengetahuan semua...
di kalangan sahabat-sahabat dan saudara, saya dianggap sebagai seorang isteri yang baik. Tetapi keterlaluan jika dikatakan saya menjadi contoh teladan seorang isteri bekerja yang begitu taat berbakti kepada suami.

Walau bagaimana penat dan sibuk sekalipun, urusan rumahtangga seperti melayan suami dan menguruskan anak-anak tidak pernah saya abaikan.Kami dianggap pasangan romantis. Suami saya seorang lelaki yang amat memahami jiwa saya, berlemah lembut terhadap keluarga, ringan tangan untuk bersama-sama menguruskan rumah apabila pulang dari kerja dan lain-lain. sifat yang baik ada pada dirinya.

Waktu sembahyang dan waktu makan merupakan waktu terbaik untuk mengeratkan ikatan kekeluargaan dengan sembahyang berjemaah dan makan bersama. Pada waktu inilah biasanya beliau akan memberi tazkiyah dan peringatan kepada kami agar menjadi hamba yang bertakwa.

Dari sudut layanan seorang isteri terhadap suami, saya amat memahami akan kewajiban yang harus ditunaikan.
Itulah peranan asas seorang isteri terhadap suaminya. Allah menciptakan Hawa semata-mata untuk melayan Adam dan menghiburkannya. Meskipun syurga dipenuhi dengan kekayaan dan kemewahan, namun tidak mampu mengisi jiwa Adam yang kosong melainkan dengan diciptakan Hawa.

Oleh itu saya menganggap tugas mengurus rumahtangga, mengurus anak-anak dan bekerja di kantor adalah tugas nombor dua setelah tugas pertama dan utama, iaitu melayani suami.Sebagai seorang yang juga sibuk dikantor, adakalanya rasa penat dan letih menghambat sampai saya pulang ke rumah.

Tetapi saya bersyukur karena suami amat memahaminya.Berkat tolong-menolong dan bertolak-ansur,hal tersebut tidak pernah menjadi masalah di dalam rumahtangga. Bahkan sebaliknya menumbuhkan rasa kasih dan sayang antara satu sama lain kerana masing-masing dapat menerimanya dan mengorbankan kepentingan masing-masing.

Sehinggalah tiba pada satu hari yang mana pada hari itu datangnya ketentuan Allah yang tidak dapat diubah oleh sesiapa pun. Hari itu merupakan hari bekerja. Agenda saya di kantor amat sibuk, bertemu dengan beberapa orang pelanggan dan menyelesaikan beberapa tugasan yang perlu disiapkan pada hari itu juga.

Pukul lima petang saya bersiap-siap untuk pulang ke rumah. Penat dan letih tidak dapat digambarkan.
Apabila sampai di rumah, saya lihat suami telah pulang dari kantor.Dia telah membersihkan dirinya dan sedang melayani anak-anak,bermain-main dan bergurau senda. Dia kelihatan sungguh gembira pada pada petang itu.

Saya begitu terhibur melihat telatah mereka, karena suasana seperti itu jarang berlaku pada hari kerja. Maklumlah masing-masing penat. Suami sadar saya amat penat pada hari itu. Oleh itu dia meminta agar saya tidak memasak,sebaliknya mencadangkan agar kami makan di sebuah restoran makanan laut dipinggir kota.

Dengan senang saya dan anak-anak menyetujuinya. Kami pulang ke rumah agak lewat, kira-kira jam 11 malam. 
Karena ,kami berbual-bual panjang ketika makan, bergurau-senda dan usik-mengusik.Seperti tiada hari lagi untuk esok. Selain anak-anak,suami sayalah orang yang kelihatan paling gembira dan paling banyak modal untuk berbicara pada malam itu. Hampir jam 12 barulah masing-masing merebahkan badan di tempat tidur.

Anak-anak yang kekenyangan segera mengantuk dan terlelap. Saya pun hendak melelapkan mata, tetapi belaian lembut suami mengingatkan saya agar tidak tidur lagi. Saya coba menggagahkan diri melayaninya, tetapi hati saya hanya separuh saja terjaga, separuh lagi tidur. Akhirnya saya berkata kepadanya sebaik dan selembut mungkin, "Paa..saya terlalu penat," lalu saya menciumnya dan memberi salam sebagai ucapan terakhir sebelum tidur.Sebaliknya suami saya terus merangkul tubuh saya. Dia berbisik kepada saya bahwa itu adalah permintaan terakhirnya. Namun kata-katanya itu tidak meresap ke dalam hati saya kerana saya telah berada di alam mimpi.Suami saya perlahan-lahan melepaskan rangkulannya.

Keesokan harinya di kantor, perasaan saya agak tidak menentu. Seperti ada perkara yang tidak selesai. Saya menelefon suami, tetapi tidak berjawab.Sehinggalah saya dapat panggilan yang tidak disangka sama sekali - panggilan dari pihak polisi yang menyatakan suami saya terlibat dalam kemalangan dan dikehendaki datang segera ke hospital.
Saya bergegas ke hospital,tetapi segala-galanya sudah terlambat.

Allah lebih menyayangi suami saya dan saya tidak sempat bertemunya. Meskipun redha dengan pemergian suami,tetapi perasaan terkilan dan bersalah tidak dapat dikikis dari hati saya kerana tidak melayaninya pada malam terakhir kehidupannya didunia ini.Hakikatnya itulah pahala terakhir untuk saya sebagai seorang isteri. Dan yang lebih saya takuti sekiranya dia tidak redha terhadap saya pada malam itu,maka saya tidak berpeluang lagi untuk meminta maaf daripadanya.


Sabda Rasulullah s.a.w, "Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya,tiada seorang suami yang mengajak isterinya tidur bersama di tempat tidur,tiba-tiba di tolak oleh isterinya, maka malaikat yang di langit akan murka kepada isterinya itu, hingga dimaafkan oleh suaminya."


Sehingga kini,setiap kali saya terkenang kepadanya, air mata saya akan mengalir ke pipi.Saya akan bermunajat dan mohon keampunan daripada Allah.

Hanya satu cara saya fikirkan untuk menebus kesalahan itu, iaitu dengan mendidik anak-anak agar menjadi mukmin sejati. Agar pahala amalan mereka akan mengalir kepada ayah mereka. Hanya itulah khidmat yang dapat saya berikan sebagai isterinya.

~~Di Jodohkan di Syurga~~

Bersumber dari Raja’ bin Umar An-Nakha’i, dia pernah bercerita:
 “Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dan dia termasuk salah seorang ahli zuhud. Suatu hari pemuda itu singgah di kalangan kaum An-Nakha’ dan di sana dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik. Sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila oleh kecantikannya. Demikian juga si gadis yang merasakan hal serupa sejak pertama melihat pemuda itu. Si pemuda lalu mengutus seseorang untuk meminangnya, tetapi ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan putera bapak saudaranya.

Mendengar keterangan ayah si gadis itu, mereka berdua menahan beban cinta yang sangat berat. Si gadis tadi kemudian mengutus seorang hambanya untuk menyampaikan sepucuk surat kepada pemuda tambatan hatinya: “Aku tahu betapa engkau sangat mencintaiku, dan kerananya, betapa besar penderitaanku terhadap dirimu sekalipun cintaku tetap untukmu. Seandainya engkau berkenan, aku akan datang berkunjung ke rumahmu atau aku akan memberikan kemudahan kepadamu bila engkau mahu datang ke rumahku.”

Setelah membaca isi surat tersebut, si pemuda kacak itu pun berkata kepada utusan wanita pujaan hatinya, “Kedua tawaran itu tidak ada satu pun yang kupilih! Sesungguhnya aku takut akan seksaan hari yang besar bila aku sampai derhaka kepada Tuhanku. Aku juga takut akan neraka yang api dan jilatannya tidak pernah surut dan padam.”

Pulanglah utusan kekasihnya itu dan dia pun menyampaikan segala yang disampaikan oleh pemuda itu. Si gadis lalu berkata, “Selamanya aku belum pernah menemui seorang yang zuhud dan selalu takut kepada Allah SWT seperti dia. Demi Allah, tidak seorang pun yang layak mendapatkan gelaran kemuliaan kecuali dia, sedangkan kebanyakan orang adalah munafik.”

Setelah berkata demikian, gadis itu lalu melepas segala urusan duniawinya serta membuang jauh-jauh segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia. Dia pun memakai pakaian dari tenunan kasar dan sejak itu tekun beribadat, sementara hatinya merana, badannya juga kurus oleh beban cintanya yang besar kepada pemuda yang dicintainya. Dan kerinduannya yang mendalam menyelimuti sepanjang hidupnya hingga akhir hayatnya.

Setelah gadis itu meninggal dunia, sang pemuda sering pula berziarah ke makamnya. Pada suatu ketika dia bermimpi seakan-akan melihat kekasihnya dalam keadaan yang sangat menyenangkan. Pemuda itu pun bertanya, “Bagaimana keadaanmu dan apa yang kau dapatkan setelah berpisah denganku?”

Gadis kekasihnya itu menjawab dengan menyenandungkan untaian syair: Kasih...
cinta yang terindah adalah mencintaimu,
sebuah cinta yang membawa kepada kebajikan.
Cinta yang indah hingga angin syurga berasa malu
burung syurga menjauh
dan malaikat menutup pintu.
Mendengar penuturan kekasihnya itu, pemuda tersebut lalu bertanya kepadanya,
 “Di mana engkau berada?”
Kekasihnya menjawab dengan melantunkan syair:
Aku berada dalam kenikmatan
dan kehidupan yang tiada mungkin berakhir
berada dalam syurga abadi yang dijaga oleh para malaikat
yang tidak mungkin binasa
yang akan menunggu ketibaanmu, wahai kekasih
Pemuda itu kembali berkata kepada kekasihnya,
 “Di sana aku mohon agar engkau selalu mengingatiku dan sebaliknya aku pun tidak dapat melupakanmu!”

“Dan demi Allah, aku juga tidak akan melupakan dirimu.
Sungguh, aku telah memohon untukmu kepada Tuhanku juga Tuhanmu dengan kesungguhan hati, sehingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepadaku!” jawab gadis kekasihnya itu.

Pemuda itu kembali berkata kepadanya, “Bila aku dapat melihatmu kembali?”

“Tak lama lagi engkau akan datang menyusulku kemari,” jawab kekasihnya.

Tujuh hari sejak pemuda itu bermimpi bertemu dengan kekasihnya, ia meninggal dunia. Semoga Allah sentiasa mencurahkan kasih sayang-Nya kepada mereka berdua dan mempertemukannya kembali di syurga.

Senin, 07 Februari 2011

~Hanya pada-Mu ku berserah~


Satu detik...aku sepi
Menunduk kebumi
Membisu tanpa kata
Hanya titis air mata dan sendu
Bericara penuh syahdu
Disini ..kali ini...
Aku tewas lagi
Jatuh tersungkur
Terluka dan berdarah
Disini aku tunduk
Dihadapanmu aku berserah
Kedua tangan kutadah
Air mata jatuh mencurah
Betapa kini aku pasrah
Aku hamba-MU yang lemah
Kini berlutut aku di atas sajadah
Memohon padamu ya Allah
Aku memohon limpah hidayah
hanya Pada-MU ya Allah
Kini aku berserah
Pada-Mu jua aku memohon
dan bergantung harap
Karena ku yakin dan pasti
Engkau yang Maha Berhak.
dan Engkau jua yang Maha Mengetahui

Selasa, 21 Desember 2010

~~Sang Perawan Malam~~

Deru mesin kota terhenti sejenak
beristirahat dengan tenang
dalam pelukan lemah sang lelah
Derap langkah hati susuri malam
Ramaikan hening yang tak bertuan
Seringai malam hantui sudut kota
Hanya beberapa lampu jalan
yang mulai pudar
terlihat layu dan sendu
Sepi..sepertinya adalah kawan sejati saat ini
menemani khayal nikmati indah
Sang perawan malam
Jiwa terpekur susuri tanya dan jawab
terdiam kini di persimpangan hati
Peraduan indah dalam ketidakpastian
Menambah nikmat arti kesendirian
Terpampang jelas gambaran gelap
Sebuah kemenangan mutllak
akan penaklukan sang terang
kekalahan akan kemenangan
yang silih berganti
menghantar langkah ke masa depan
dan aku bicara...
siapa...?
lagi aku berbisik...
dimana...?
hanya gema ..
bayang...dan kekosongan
membimbing raga mengubah hari ini menjadi kemarin....

Jumat, 22 Oktober 2010

~~Ada Apa Dengan Cinta~~

Sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran,
“Janganlah seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita kecuali bersama mahromnya…”[HR Bukhori: 3006,523, Muslim 1341, Lihat Mausu'ah Al Manahi Asy Syari'ah 2/102] - “Tidaklah seorang lelaki bersepi-sepian (berduaan) dengan seorang perempuan melainkan setan yang ketiganya“ (HSR.Tirmidzi)
jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…

Sebuah syair mengatakan:


Kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang, lalu tersenyum, kemudian menyapa, lalu mengobrol, lantas janjian, kemudian berkencan, dan akhirnya berzina - Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…


KATA CINTA:


Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena
Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.


Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka.


CINTA...CINTA...CINTA....
ADA APA DENGAN CINTA........???
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.


Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.


Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.


Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.


Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.


Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan katakata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya


Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.


Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka


Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.


Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping. Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya

Kamis, 21 Oktober 2010

~~Mawar Itu~~

Sinaran mentari membicarakan kata,
Awan mula menunjukkan rupa,
Angin menghembus sayu terasa,
Pohon melambai dengan penuh makna...

Kebunan bunga membuahkan harumannya,
Kelopaknya menarik culasan mata,
Dipandang dengan kesyukuran di jiwa,
Mawar yang indah dibangga...

Wanita umpama mawar,
Citra mawar membahaskan beribu makna,
Lestarikan ia dalam diri kita,
Karena ia bunga terjaga...

Mawar....
Di sisinya di sisipkan duri,
Terluka di tangan menyakitkan diri,
Bunganya perlu dijaga rapi,
Pasti mekar mewangi...

Mawar..
Citra warna mu beraneka,
Menjadi kegilaan manusia dunia,
Harum wangi mu mekar terasa,
Menusuk kalbu membuah cinta.

Mawar...
Ku titipkan kisah wanita,
Moga diri mu menjadi hiasan cinta,
Cinta kepada Yaang Maha Esa,
keutamaan buat jiwa manusia...

Wanita,
Ku lihat diri mu dalam diri ku,
Duri mawar menjadi hiasan bersama,
Moga terhindar dari tangan dunia,
jauh dari titi noda dan dosa...

Wanita,
Ketahuilah dirimu kebanggaan sezaman,
Penggugah dunia ketenangan,
Penyejuk insan yang bergelar suami tersayang,
Itu landasan cinta berkah AR-RAHMAN...

Wanita,
Dulu citra mu tersembunyi,
Dijaga rapi bak mawar berduri,
Kini, ke mana ia pergi...???
Segalanya bertaburan di tepi...

Wanita,
Sebersih hati MARIAM,
Seteguh sekental keberanian HAJAR,
Secantik semanis kisah ZULAIKHA,
Sepenuh kasih jiwa FATIMAH,
Sedermawan merimbun hati KHADIJAH,
Citra mawar penuh dengan makna

Kamis, 23 September 2010

~~Pahala Untuk Wanita~~

Muslim di dalam sahihnya meriwayatkan bahwasanya Asma'binti Yazid bin As-Sakan r.a...
telah mendatangi Rasulullah s.a.w...lalu dia berkata:
Sesungguhnya saya ini utusan orang-orang dibelakang sana dari jemaah wanita-wanita Islam...
Semua mengatakan sama seperti kata saya...dan sama dengan pendapat saya..yaitu:

Sesungguhnya Allah telah mengutuskan engkau kepada lelaki dan perempuan,
kita semua telah beriman dengan engkau dan menuruti engkau.
Dan kami kaum wanita serba kurang dan cacat..kami duduk dirumah.
Dan sesungguhnya kaum lelaki melebihi kami dengan sholat Jum'at,menyaksikan jenazah,pergi berjihad..
Kamilah yang memelihara harta benda mereka..
apakah kita bersama dengan mereka dalam balasan..duhai Rasulullah..???

Rasulullah s.a.w menoleh kepada para sahabatnya..seraya berkata :
Adakah kamu dengar bicara seorang wanita yang bertanya soalan yang sungguh baik tentang agamanya dari perempuan ini?
Para sahabat semuanya menjawab: tidak ada,duhai Rasulullah!

Maka berkata Rasulullah s.a.w : Kembalilah ..wahai Asma'..
dan beritahukan wanita-wanita yang dibelakang itu..
bahwasanya kebaikan layanan seorang antara kamu terhadap suaminya..
dan kesediaan mereka untuk mendapatkan keridhaannya..
dan menurut apa yang diingini oleh suami itu..
adalah menyamai semua yang engkau sebutkan tadi.

MAka Asma' pun berundur dari situ dengan bertahlil dan bertakbir..
karena sangat gembira dengan keterangan yang diberikan Rasulullah s.a.w tadi.

Dari hadits nabi s.a.w...yang mulia ini...bahwa pahala yang diterima oleh wanita dalam mengurusi rumah tangganya..mentaati suaminya...mendidik anak-anaknya adalah menyamai pahala seorang lelaki dalam berjihad serta amal-amal lain yang dibuat khusus oleh orang lelaki

Selasa, 24 Agustus 2010

~~Cemburu~~

 Dari Abu Huarairah..Aisyah berkata:
"AKU TIDAK PERNAH MERASA CEMBURU KEPADA SEORANG WANITA SEBESAR RASA CEMBURUKU PADA KHADIJAH.AKU TIDAK PERNAH MELIHATNYA..TETAPI RASULULLAH SERING MENYEBUT DAN MENGINGATNYA"
Ketika menyembelih seekor kambing...beliau memotong sebagian dagingnya dan menghadiahkan kepada sahabat-sahabat khadijah.Aku pernah berkata kepada Rasulullah...
" Seperti tidak ada wanita lain didunia ini selain khadijah"
"Rasulullah menjawab..khadijah itu begini..dan begitu..dan dari dialah aku memperoleh anak..."
(HR.Bukhari..Muslim..Tirmidzi..dan Baghawi)
Subhanallah..begitu detail Aisyah..isteri Rasulullah yang jelita menceritakan rasa cemburunya.
Dan itu di ungkapkannya kepada semua Orang yang berniat mendengarkan kisah tauladan dan perasaan yang di alami Aisyah.

Bagaimana bisa seOrang wanita menceritakan rasa cemburunya .. kejadian demi kejadian yang secara jujur pasti menyakitkan dan membuat hati serasa terhiris pisau.
Namun Aisyah dengan cara yang sangat prOfessiOnal ternyata mampu mengatasi itu semua..
Serta menceritakan semua kejadian dan perasaan yang di alaminya untuk dijadikan ibrah..atau pelajaran bagi siapa saja yang mendengarkan bahkan sampai beratus tahun kemudian.

Aisyah akan terus bercerita tentang kisah hidup rumah tangganya berulang kali sampai sekarang...seakan-akan apa yang di alami baru beberapa hari yang lalu terjadi.Sehingga kitapun seakan hadir pada waktu peristiwa itu terjadi.Subhanallah..demikian indah beliau menggambarkan perasaanya yang secara fitrah pasti tidak enak...karena sikap professionalnya yang di landasi keimanan yang tinggi.

Ya..Aisyah demikian professional dalam menjalankan tanggung jawab sebagi isteri terdekat Rasul yang meriwayatkan berbagai hadist..untuk dijadikan hikmah bagi umat.Aisyah mampu mengelola rasa cemburunya sehingga rasa cemburu itu dikemas dengan indah sehingga menjadi cemburu professional.



SANGGUPKAH KITA MEMILIKI CEMBURU YANG PROFESSIONAL???

yaitu cemburu namun tetap profesional..tidak menyakiti diri sendiri.tidak kekanak - kanakan atau mencelakan Orang lain atau marah-marah tidak karuan..uring-uringan berbulan-bulan..cemberut serta negative thinking ketika cemburu meyerang kita.

Mampukah kita mengelola rasa cemburu agar menjadi cemburu yang profesional...
Misalnya ketika kita mengalami cemburu yang sangat dasyat disaat suami kita berpoligami atas dasar agama...memperluas dakwah dan menolong si papa.

Kita tetap tabah dan sabar..dan tetap beribadah serta melakukan tugas sebagai isteri dengan ikhlas secara profesional.sehingga cemburu tidak mengganggu kerja dan ibadah kita.Selain itu cemburu juga harus tetap profesional bila suami kita diharuskan untuk berdakwah kemana-mana.dan hanya menyisakan waktu sedikit saja untuk kita.Ada pepatah mengatakan bukan berbagi suami..tapi memang tidak kebagian suami...
Karena waktunya habis untuk yang lain selain kita yaitu isteri yang lain..dakwah..kerjaan dan lain sebagainya.

Ternyata hanya keimanan yang tinggilah yang mampu membuat kita memiliki kepandaian
untuk mengelola rasa cemburu.sehingga menjadi cemburu yang profesional.
Hidup bunda Aisyah...darimulah aku terinspirasi untuk memiliki cemburu yang profesional.
Walau cemburu..tetap melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik tanpa terganggu Oleh rasa cemburu itu.