~~selamat datang~~

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته












Setiap sesuatu yang bertujuan baik..tidak semua orang tahu maksudnya.
Ketika Allah menciptakan ketulusan hati..maka didalamnya manusia masih punya kekurangan
Entah kata dan perilaku sebagai manusia yang masih banyak kekurangannya....

Senin, 23 Agustus 2010

~~Cinta menurut Islam~~

Cinta dalam islam sebenarnya tiada urusan dengan romantisme pacaran.

Orang yang benar-benar beriman takut untuk berhubungan langsung..melalui telpon atau bercakap yang penuh lemah lembut. Karena biasanya kekerapan hubungan percakapan lebih ke arah tidak terduga
dan bisa menggoda ke imanan dengan rasa rIndu akan suara dan gurauan.
Sehingga akhirnya membuat tautan rasa cinta -asmara-bermula.kecuali bagi mereka yang benar-benar tiada masalah hati...menjadi satu bentuk hubungan awal jika tidak di cegah.

Semakin kerap berhubung akan semakin rapat perhubungan dan akhirnya tanpa mengimbangkan kewarasan akal dan lebih mementingkan perasaan dan nafsu..akhirnya menjerumus kepada pemahaman cinta yang sebenarnya. Atas dasar apa???
Karena rasa rindu yang amat sangat..sedangkan hakikat rindu yang sebenar hanyalah satu..rindukan Allah.
Orang yang beriman dapat menangkis ketahanan rindu apabila asas cinta benar-benar berlandaskan iman.


Cinta beasakan islam ialah cintakan kebaikan..keimanan..dan keutuhan pendirian..karena ia adalah asas kepada tiang pengukuhan iman di hari depan.
Maka cinta didalam islam lebih kearah hormat..malu dengan kewarakan.Karena itulah cinta hakiki yang tidak bOleh dijual beli.bahkan malu untuk berkata-kata dibalik kata-kata yang tidak sepatutnya.

Masalah sayang tak sayang..tidak timbul..karena asas cinta sebenarnya ialah keupayaan untuk sama-sama menggembleng..meningkatkan iman.Hingga terbina ikatan yang diakhiri ukhwah Islamiyah di dalam pemantapan jasmani dan rOhani.


Itulah cinta yang sebenar didalam islam..bukan seperti sebagian anak muda yang mana terlalu mudah jatuh cinta dengan hanya sekali pandang..dan juga dengan hanya tautan kata-kata.Memang tidak di nafikan kuasa cinta benar-benar dapat menguasai jiwa.


Ada yang berubah sikap dengan rangsangan cinta...contoh..ada yang semakin beriman ..semakin baik dan semakin terdidik karena nasehat & peringatan Oleh Orang yang dicintainya.
Tetapi adkah rangsangan itu akan terus berkekalan andaikata cinta berpaling arah atau tidak menjadi..?


Inilah yang di bimbangi..karena rangsangan cinta murahan hanya satu kepura-puraan yang tidak berkekalan atas asas tujuan untuk memikat hati.
Ada yang jadi baik..bercakap yang baik-baik didepan Orang yang di cintainya...maklumlah..yang dicintai itu seOrang yang beriman..tetapi bila bercakap dengan kawan-kawan yang lain mulalah membual apa saja karena asas malu tiada.


Sebab itu didalam konteks pehubungan cinta sesama islam..jika ingin memulakan ikatan cinta itu..berasaskan cinta yang penuh didikan IMAN...
Perhatikan akhlak perbuatan agar tidak tersalah jatuh didalam jerat percintaan yang tak patut.
Sebab ia lebih kepada menyeret masalah baru..mungkin akan menjatuhkan ke lembah hina.
Bila seOrang menyampaikan hasrat cintanya... perhatikan agamanya..kebaikannya dan segalanya sejak dia belum mengenal kita.

Uji mereka dulu dengan corak akhlak dan pergaulan yakni jangan membenarkan diri kita dirapati akan perasaan mereka...agar menimbulkan keraguan dan was-was..bahwa kita tidak menerima cinta mereka.
Ini tidak...anak gadis dan pemuda suka melayan dan melayan..dan akhirnya tebual kata-kata asmara yang terbina sendiri dan menimbulkan kerusakan hati didalam hati-hati mereka sendiri.


Biarlah dikatakan diri kita EGOIS...egois untuk kebaikan yakni menjaga diri untuk mengimbangi antara kewarasan akal dan iman yang akan menjadi benteng dan senjata melumpuhkan pihak lawan.
Sebab bagi perempuan maupun laki-laki yang beriman..haruslah mempunyai sifat-sifat yang konkrit didalam pendirian maupun akhlak..bukankah akhlak yang cantik terbina dari didikan hati nurani iman yang cantik...?


Peribahasa**BERTEMAN BIAR BERIBU ..BERCINTA BIAR SATU** tidak begitu tepat dalam islam dan patut ditambah..bercinta biarlah untuk teman di akhirat yang dihalalkan oleh islam.
Karena perhubungan yang tidak dibenarkan Islam hanya akan menjatuhkan ke arah perhubungan dalam suasana fitnah.

Akhir kalam..hanya jauhari saja yang mengenal manikamnya.Hanya Orang-Orang yang beriman akan menghargai dan mengagungi keimanan Orang yang patut di cintainya.
hanya Orang yang baik-baik saja yang inginkan sesuatu yang baik..dimana jodoh yang baik adalah untuk Orang yang baik dan begitulah sebaliknya.
Orang yang tidak baik tidak menyanggupi untuk hidup bersama Orang yang baik.


Berkata Imam Nawawi:** Aku menyintaimu karena agama yang ada padamu..jika kau hilangkan agama dalam dirimu..hilanglah cintaku padamu...**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar